Kasi PAIS Kemenag Wajo Apresiasi Kemajuan As’adiyah Bontotenne

Sengkang (Humas Wajo) – Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Hamzah Alias, S.S., M.Pd menghadiri dan memberikan sambutan pada acara penamatan dan pelepasan Siswa-Siswi Kelas XII MA As’adiyah No. 22 Bontenne di Ruang Pola Bupati Wajo, Ahad (30/4/2023).

Dalam sambutannya, Hamzah Alias sangat mengapresiasi kemajuan yang telah diraih oleh MA As’adiyah No. 22 Bontenne terbukti dengan menunjukan adanya kepercayaan masyarakat yang cukup tinggi dalam hal pendidikan anak-anak mereka dengan menitipkan atau mendaftarkan di madrasah ini, tidak lupa juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dedikasi dan kolaborasi baik yang telah dibangun oleh stake holder baik di jajaran MA As’adiyah No. 22 Bontotenne maupun PP Pontren As’adiyah, ujarnya.

Hamzah Alias menyampaikan bahwa madrasah kita ini bukan sekedar pelengkap akan tetapi madrasah kita ini mempunyai gagasan untuk menciptakan harapan bangsa dan agama serta berkontribusi nyata untuk mencerdaskan anak bangsa sebagai idikator bahwa Pendidikan yang ada di madrasah saat ini sudah menjadi pilihan utama di masyarakat.

Madrasah juga mampu bersaing dengan sekolah-sekolah umum dan sekolah unggulan lainnya, keluaran madrasah mempunyai tempat yang khusus, apalagi MA As’adiyah No. 22 Bontotenne ini mempunyai ciri khas dimana siswanya juga adalah hafidz Alquran, tegas Hamzah Alias.
“Jadi orang tua tak perlu ragu menyekolahkan anaknya di madrasah. Karena keluaran madrasah sudah teruji kemampuan dan eksistensinya ditengah-tengah masyarakat,” ucapnya.

Selanjutnya, beliau berpesan agar para siswa tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan bila nanti sudah berhasil jangan lupakan tempat dilahirmu. “Jika suatu saat nanti kalian sudah berhasil jangan lupakan tempat kalian dididik baik formal maupun non formal, jangan menjadi kacang yang lupa akan kulitnya, Raihlah Baju Sarjanamu sebelum engkau meraih baju pengantinmu.” pesan Hamzah Alias.

Di bagian penutup, Kasi Pais menyempatkan membaca pantun pendek yaitu :

Pagi hari berolahraga
Agar sehat, tak kunjung tua
Hari ini terpisah raga
Kelak kita bertemu jua.

Hidupkan kompor dengan korek api
Karena tidak ada kayu
Semoga dengan perpisahan ini
Kita mengenal apa itu rindu.

Sungguh Kesepian tanpa kekasih
Cukup sekian dan terima kasih

(hmz/jo)